Senin, 10 Desember 2012

Want to become what ?? [Part 2]

101212 / with Papa and Om Hendra yang lagi kerja project sesuatu


(Membuka kertas saat tidak sendirian di kamar bareng temen-temen lain) 


Untuk Sahabatku, Semoga cerita ini dapat membantu proses perkembanganmu...


Mau Jadi Apa 
                             Seorang pelukis keliling berhenti di suatu kota kecil sambil berharap akan memperoleh pekerjaan untuk hari itu. Salah seorang kliennya ialah seorang yang terkenal pemabuk di kota itu. Dia kotor, mukanya tidak tercukur, pakaiannya kumal. Dia duduk di depan pelukis tadi untuk digambar dengan segala gaya yang dapat diungkapkannya. Pelukis itu melukis lebih lama dari biasanya, kemudian dia mengangkat gambar itu dan menunjukkannya kepada si pemabuk itu. Si pemabuk yang keheranan itu protes, "Itu bukan saya !" setelah memperhatikan wajahnya yang dihiasi senyum dan berpakaian teratur. Seniman yang dapat melihat di balik hal yang kelihatan dan memandang keindahan batinnya, menjawab dengan penuh kebijakan, "Tetapi itulah orang yang engkau dapat jadi." 


SiPaus Merenung . . . . . .


        Sebenarnya sangat tidak mudah memahaminya, jadi yha tentu saja sejenak merenung karena tidak mengerti apa maksud dari kisah yang diketik rapi pada secarik kertas yang masih dalam genggaman.. kubolak balik kertas itu, sembari menengok teman-teman lain yang saling menanyakan satu sama lain kisah cerita yang diberikan dalam bentuk secarik kertas juga.

        Suara teman-teman pun mulai membuat pikiran makin menggila.. mereka bertukar pikiran dan ujung-ujungnya memberikan pendapat "Weew.. Iyhaa apaan nih maksudnya? kok mbulet gitu.. coba deh lihat punyaku..." ada juga yang berkata "Owh aq tau mungkin kamu emank harus jadi bla bla bla...".

(Suara batin: Ini bukan renungan mbak broo.. Ini diskusi namanya -_-")

        Tanpa pikir panjang, SiPaus juga gak mau kalah.. langsung ajha ikutan nanya "Eh kalo punyaku gimana menurut kalian??". SiPaus hanya menunjukkan pada dua orang teman saja.. namun keduanya berkata "Kalo kamu bisa memahami isi dari kisahku, bakal tak bantu buat memahami isi kisahmu (-________- 'l|)
Sesuatu arek-arek iki.. Gak direstui untuk berdiskusi.. Memang harus direnungkan..

      SiPaus merenung lagi.. Membaca dan menelaah kalimat demi kalimat.. hingga akhirnya SiPaus memahami dan menemukan bahwa kisah tersebut seperti membicarakan dua orang yang berbeda dengan sudut pandang yang berbeda juga.. Si pelukis dapat melihat sisi baik dari kliennya yang terkenal pemabuk, jorok , dan tidak rapi itu.. Sedangkan si kliennya pun dy hanya melihat dirinya yang tentu saja benar-benar bukan dirinya.. 

       SiPaus lagi-lagi membaca ulang kisah itu.. kali ini benar-benar serius dan sangat memahami kisah itu.. Hingga SiPaus membayangkan dirinya menjadi kedua orang tersebut..

        Saat menjadi pelukis dalam kisah di atas tadi, SiPaus melihat bahwa setiap individu pasti memiliki sudut pandang masing-masing, bagaimana kita memahami dan mengenal orang lain yang tidak hanya dilihat dari satu sisi saja.. Setiap orang pasti memiliki penilaian tersendiri untuk menentukkan siapa orang yang kita temui.. Penilaian itu pun bisa melalui cara bicaranya, penampilan fisik, bahkan perilakunya ataupun pakaian yang dy gunakan saat itu.. 

        SiPaus pernah mendengar tentang gambaran dan persepsi yang tidak menyenangkan bagi pria yang berbadan besar, berambut gondrong, bertato dan menggunakan anting yang biasanya digambarkan sebagai penjahat, orang yang tidak benar, perampok, bahkan pembunuh.. Siapa tau pada kenyataannya pria itu adalah pria yang mencintai keluarganya, penyayang, dan seorang seniman atau seorang darmawan.. Sebaliknya pun demikian.. Pria tampan, berpakaian rapi, memelihara kucing, dan bermobil mewah.. Biasanya digambarkan dengan baik hati, lembut, penuh kasih sayang, dan pintar.. Siapa tau pada kenyataannya pria tersebut adalah seorang penipu, atau bahkan psychopat..
     Semua itu kembali lagi pada pandangan kita.. Karena terkadang hal yang terlihat tidak sesuai dengan kenyataannya.. Jadi pada kisah "Mau Jadi Apa" di atas sebagai pelukis, bisa diambil kesimpulan sederhana menurut SiPaus yaitu.. Kita harus bisa melihat tiap orang disekitar kita dari berbagai sisi, karena kita tidak bisa mengenal orang lain hanya dalam satu tatapan saja.. ahahahah (^o^ )atau menyimpulkan siapa mereka hanya dalam sekejap.. 

        Selanjutnya sudut pandang dari si klien.. Si klien yang terheran melihat lukisan dirinya.. merasa dan tampak nyata itu bukan dirinya.. Namun Si pelukis berkata bahwa kamu bisa menjadi orang yang berada dalam lukisan itu.. Ketika memahaminya SiPaus mengerti bahwa tidak ada yang tidak mungkin.. semua bisa terjadi sekalipun membutuhkan perubahan besar untuk menjadi berbeda dari sebelumnya.. Memahami diri sendiri sangatlah penting karena memang sebagai manusia kita terkadang tidak menyadari segala hal yang ternyata bisa kita lakukan..

     Bukan hanya saat memandang orang lain, bahkan untuk memandang diri sendiri pun harus dengan berbagai sisi.. Agar bisa lebih memahami diri sendiri dan mengetahui bisa menjadi orang yang seperti apakah kita..

  Dan begitulah kisah perenungan tentang Want to become what ??.. Akibat dari kisah tersebut kini SiPaus lebih bijak lagi dalam menilai orang lain, dan lebih percaya diri serta mengenali dirinya untuk menjadi lebih baik dari yang terbaik..


Indahnya berbagi (^^,)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar