Udah 5 jam aku cuma bisa melihat beberapa benda dihadapanku
1. sebuah pisau yang sudah kuasah tajam tentu aq mengambilnya dari dapur
2. 1 gelas kecil obat nyamuk beraroma green tea ku tuang dalam gelas yg paling tidak kusuka
3. 20 biji obat secara acak yang kuambil dari kotak obatku
4. satu botol minuman bersoda
Ku ilustrasikan memotong pergelangan tanganku, sambil kumenikmati 1 gelas kecil obat nyamuk dengan sekali teguk,dan perlahan kumasukkan masing-masing lima butir obat yang akan kuminum menggunakan minuman bersoda. Kunikmati hingga jiwaku tidak lagi berada di dunia.
"Bersihkan niatan dan pikiranmu itu," bentak kata hatiku. Aku masih menatap 4 keindahan yang berjajar di mejaku hingga kini. "Justru ini awalmu.. sadarlah...," pinta kata hatiku. Aku masih menertawakan diriku didepan cermin. "Tak akan ada gunanya kau menatap dengan penuh benci," jelas kata hatiku. Aku lebih membencinya dari aku membenci keadaan ini. Bukan salah Tuhan, Bukan salah orangtua, bukan salah keadaan, bukan salah sekolah, bukan salah kampus, bukan salah nilai, bukan salah tempat kerja.. "INI SALAAAHMU," teriakku menatap cermin. Aku sungguh-sungguh membencinya, sangat membencinya dan tidak akan mau memaafkannya. Tentu mereka semua terdiam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar