Sabtu, 08 Februari 2014

Pheromone

080214 / di atas with brader nunggu ponakan dateng

Siang menjelang sore ini paling enak santai dan sedikit cuap-cuap di paus curhat sambil minum teh ditemani kue-kue yang rasanya enak ^o^
Okeh, kali ini aku mau share tentang sesuatu hal yang sebenarnya sangat kau pahami untuk tidak dilakukan tapi hal itu tanpa sadar selalu terjadi di kehidupanmu sehari-hari.
Ya, memang aku gadis tomboi tapi aku tetap lebih tertarik dengan lelaki dibandingkan wanita dalam hal cinta.  Aku tomboi memang sudah dari kecil, dan tanpa kusadari ternyata aku ini seorang gadis yang kerap kali disukai (cinta) oleh sesama jenisku. Aku mulai menyadarinya saat aku kelas 1 SMA. Aku ingat gadis ini msh kelas 2 SMP, dia adalah adik dari salah satu temanku yang kebetulan memang dia sangat-sangat perhatian denganku. Pikirku mungkin ini adalah hubungan kakak beradik makannya menurutku wajar saja jika adiknya menganggapku sebagai kakaknya juga. Semakin lama gadis ini mulai overprotect, sms pun setiap hari, telpon jarang kuangkat, dan mulailah dia bersikap aneh seperti tersipu jika aku memujinya atau tersipu ketika aku membelai kepalanya. Hingga kemudian dia datang kerumahku, dia menangis dan memelukku, aku melihat kakaknya yang marah besar untuk memintanya pulang dan berhenti bersikap konyol. Tentu aku langsung menanyakan apa yang sedang terjadi, dan saat itulah aku terkejut.. "Aku suka sama kakak, aku cinta dan sayang sama kakak..," ucap gadis itu sambil menangis. Aku cuma diam dan tentu saja aku bingung bercampur kaget, hal itu membuatku tidak bisa melakukan apa-apa. Kejadian itu membuatku menjadi jauh dari temanku yang hampir kuanggap sahabat.
Perasaan gadis-gadis disekitarku tidak berhenti sampai di situ, hampir setiap kali aku berteman pasti salah satunya menyukaiku (cinta), bahkan ada yang mengatakan bahwa aku gadis yang mengandung zat pheromone yang membuat wanita tertarik (entah betul atau tidak tulisannya). Hingga saat ini masih juga ada wanita yang serius menyukaiku. Apa karena sikapku ke mereka yang buat salah paham, atau memang sudah harus begini hidupku heuheuheu. Sebenarnya aku tidak pernah memusingkan hal itu, hanya saja menurutku memang kita bisa saja menyukai mereka yang sesama jenis jika kita mau, tapi kalau kita bisa berkomitmen untuk menyukai mereka sebatas teman atau sahabat dan menjaga agar tidak terjadi percintaan sesama jenis, ya kita harus menjaga komitmen tersebut. Yah, itulah sekilas dari pembahasan siang menjelang sore ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar