Jadi keinget beberapa kalimat yang tentu aja selalu lupa teringat dari mana asalnya. Jadi kalimat itu berbunyi seperti ini :
Orang BODOH akan dimakan oleh orang PINTAR. Namun, orang pintar
tersebut kelak akan bisa dimangsa oleh orang CERDIK. Akhirnya, orang
cerdik hanya akan bisa dikalahkan oleh orang yang BERUNTUNG.
Kalimat yang kutemukan Maret 2012 ini benar-benar kubanggakan sekali. Kok bisa sampai buat bangga? Tentu karena aku merasa dilahirkan penuh keberuntungan. Walaupun memang tampak tidak ada yang kebetulan, namun jalanan terjal berliku-liku pun sanggup kulewati tanpa terjatuh. Hal inilah yang sedang kurenungkan dari beberapa hari yang lalu. Apa yang membuatku beruntung saat itu? dan kenapa kali ini keberuntungan itu terlihat sengaja menjauh dariku? Apakah ada faktor penyebab yang bisa membuatku berjalan tanpa terjatuh? Atau inilah saatnya keberuntungan memberikanku kesempatan untuk merasakan jatuh dan belajar bangkit lagi?
Seperti kertas bintang di samping, pikiranku ribet dan tak seperti biasanya -____-'l| kenapa coba?? Galau berkepanjangan gini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar