Kamis, 14 Februari 2013

Ami and Aint (Part Three)

140213/ blogging sambil nonton sendirian


Berlanjut pada Ami dan Aint yang memulai pertukaran identitas..

"Humm Aint.. km gak leveling?," tanya Ami.
"Nungguin Ami ajha, takut kenapa-kenapa," ucap manis Aint.
"-______- jangan ikutin terus.. ntar levelnya ga naik-naik lho Aint," terheran-heran Ami.

Aint menjawab hanya dengan senyuman. Entah apa yang sedang dipikirkan Aint maupun Ami pada saat itu. Berkali-kali Ami meminta Aint untuk pergi leveling, berharap Aint tidak selalu mengikutinya. Bagaikan berdiri membelakangi matahari, bayangan selalu saja muncul tepat di dekat Ami. Menjauhkan takdir yang sengaja hadir untuk lebih menjerat Ami, namun Aint tetap berdiri tegap didekat Ami untuk terus berada disampingnya.

"Katanya pergi leveling, kok di peta masih ada kamu Aint," makin terheran Ami.
"Gak suka yha Aint di sini?," ucap dengan sedih Aint.
"Bukan gak suka, jadinya aneh di ikutin terus sama Aint," ucap Ami mendekat ke tempat Aint.

Terdiam sejenak......

"Boleh gak kalo Aint lebih mengenal Ami?," dengan nada lembut Aint.
"......... humm ini kan udah kenal Aint," kata Ami menenangkan.

Aint tersenyum dan memberanikan diri menggendong Ami. Terasa tidak mungkin untuk bersatu, namun kenyataan berkata lain. Kebersamaan mereka mulai menumbuhkan bibit-bibit kenyamanan satu sama lain. Bukan hanya kisah Edward Cullen dan Bella Swan dalam film Twilight, Ami dan Aint pun saling mengikat satu sama lain tanpa mereka sadari karena adanya rasa nyaman. Takdir pun terbahak menjerat mereka lebih dalam. Menyembunyikan duri-duri untuk mereka berdua, seakan bangga telah menjebak mereka dalam kepalsuan. Tak pedulikan hal buruk itu, hubungan mereka pun sengaja tidak diberhentikan.

"Aint, ada facebook gak?," tanya Ami.
"Kebetulan beberapa hari lalu baru buat, facebook Ami apa? nanti biar Aint yang add," jawab Aint.

Mereka pun saling bertukar facebook. Harapan Ami agar bisa kenal lebih dekat, dan tidak hanya dalam dunia maya. Rasa penasaran Ami semakin besar, facebook pun bergegas dibukanya, berharap ingin tau seperti apa seorang Aint itu. Sedikit berpikir dan terdiam keheranan, Ami hanya melihat nama yang tidak tertulis lengkap, hanya ada panggilan dan satu nama kecil didepan, foto hanya bergambar char Aint di game, info hanya berisi tentang Aint bertuliskan (masih misterius), dan nama pengguna yang disamarkan serta alamat email. Seakan akan peringatan hadir lagi dalam genggaman Ami untuk meningkatkan kewaspadaan, namun hatinya luluh karena kepolosan yang membuatnya tampak bodoh. Beranggapan semua orang pasti akan berniat baik karena Ami tidak pernah berniat jahat pada siapa pun. Rasa penasaran yang menggelora membuat Ami tak pernah menyerah untuk terus bertanya dan berbincang dengan Aint. Hingga kedekatan mereka mulai menjadi perbincangan pemain lain. Ungkapan diri pun mulai dilantunkan......



(To be Continued)


Catatan : Senangnya ternyata banyak yang menunggu kelanjutan kisah Ami dan Aint ini.. Terima kasih yhaaa.. Maaf terlampau lama karena sambil revisi skripsi boookk... biar bisa wisuda gue... skali lagi terima kasiih yhaa.. *BigHug*

Rabu, 13 Februari 2013

Ami and Aint (Part Two)

140213 / alone with my hot chocolate


Kita berlanjut pada kisah Ami dan Aint..

Saat pertemuan berlangsung, semua sihir pun mulai dimainkan Ami dan Aint..
"Hummm kok bisa Qin punya teman secantik ini, dan tidak dikenalkan pada saya!!," Aint. 
"Ya kan sudah ketemu kang, kenalan aja !!," Qin.
"Hai rambut merah yang cantik, saya boleh kenalan gak?," goda Aint.
"Hai juga rambut biru yang tampan, sepertinya tidak ada larangan bagi kita untuk berkenalan.. namaku Ami, siapa nama dibalik char berambut biru itu?," sahut Ami.
"Nama yang indah Ami tak seperti namaku, perkenalkan saya Aint," ucap Aint.

Perkenalan yang berawal indah bagi seorang Ami dan Aint. Tanpa berpikiran bahwa mereka hidup dengan karakter kedua dari diri mereka. Sihir yang dilantunkan berupa text tanpa adanya magic yang terucap dari daging tak bertulang, membuat Ami dan Aint terjebak dalam jeratan sutra berduri. Jeratan pun makin melekat dalam beberapa hari saja dan membuat mereka selalu tampak berdua dalam dunia maya.
 "Aint kenapa kamu ikutin aku terus? kamu gak leveling?," tanya Ami.
"Leveling bisa saya lakukan kapan saja, yang tak bisa saya tinggalkan adalah menjaga Ami agar tetap aman di sini," jawab Aint.

Ami pun kebingungan karena kemanapun dia pergi, Aint selalu ada dan selalu mengikutinya. Hingga Ami bercerita dengan partner real yang juga suka bermain game (lebih tepatnya nge gosip lah ahahahah).
"Cha... gue kemarin ketemu cowok di game.. dia cakeeep banget.. cuma aneh dianya, masa kagak leveling.. kerjaannya ngikutin guee mulu.. jangan-jangan dia mau nipu kali yhaaak, mau hack gitu," ucap Ami dengan nada penasaran.
"Waduuh secret admirer elu kali Am.. hahahaha," ledek Cha.
"Secret admirer apaan.. orang baru ketemu beberapa hari lalu waktu bantuin si Qin, cuma dia baik sih suka bantuin gue, lagian char nya juga cakep... ntar minta facebook nya akh..," Ami.

Pertukaran identitas real pun terjadi antara Ami dan Aint.




(To Be Continued)

Catatan : Kisah ini memang benar adanya dan sangat nyata. Disetujui juga sama Ami untuk dimuat di blog gue.. thanks Ami.. ^_^




Ami and Aint (Part One)

130213 / Nonton mega bollywood bareng kakak


Mendekati tema-tema valentine.. Selalu bermunculan segala hal tentang cinta.. kasih sayang.. coklat.. romantisme.. dan apapun tentang valentine...
 
Teringat kisah seorang teman mengenai perjalanan cinta mereka Ami dan Aint. Kisah cinta yang tak seharusnya terjalin, hanya bersatu dalam dunia maya, bercengkrama layaknya panggung sandiwara, dan bercinta penuh tipu daya. Cinta Ami dan Aint bukanlah suatu kebetulan, pertemuan mereka pun seakan-akan sudah dikendalikan takdir.

Semua berawal dari Pantai YinYang..
"Am.. bisa tolong bantuin gak? harus ke pantai yin yang buat bunuh monster bos nih!!," pinta Qin salah satu rekan game Ami. "Okeh Qin bisaa nih, gue bantu sekarang.. ketemu di TKP yhaa !!," jawab Ami dengan senang hati. "Yha Am, gue grup yhaa elu..," kata Qin. 
Grup pun terbentuk, terlihat ada 3 nama yaitu Ami, Qin dan Aint (Jadi di game itu ada sistem grup yang tampilannya hampir sama seperti konference di YM, dsb)

Tegur sapa pun terjadi, walau masih dalam perjalanan menuju pantai. Tiba-tiba alunan lagu terpesona mengalun mengiringi pertemuan Ami dan Aint. Mereka saling terpesona dengan karakter game mereka satu sama lain. Ibaratnya dunia hanya milik mereka berdua, tak peduli siapapun, dan apapun, mereka saling menghipnotis dan tenggelam dalam lautan cinta.



(Ami dan Aint : 2 Agustus 2009 di Pantai YinYang)

(To be continued)





Selasa, 12 Februari 2013

No Story

130213 / alone dengan mata lebam
 
Pagi terlihat di depan mata..
Disambut dengan mendung kelabu..
Kemana mentariku bersemayam..
Apakah sedu sedan tampak seyuman lenyap..
Berjatuhan kristal putih dunia..
Diiringi amarah langit penuh kepedihan..
Teringat tangisan malam..
Tersirat tanpa keraguan..
Bagai riak laut yang terbuang..


Kenapa_eh_Kenapa

12022013 / with lagu dangdutan di bukan 4 mata


                   Kalau ditanya.. lama banget gue menghilang.. jawabannya simple banget. Jadi ceritanya neh gue bukan hanya liburan, tapi lagi fokus ngerjain skripsi tersayang demi mencapai target. Cuma emang udah sengaja menyimpan beribu petualangan untuk di share di pauscurhat.blogspot.com 
               Mulai dari petualangan di Bali, petualangan mengejar matahari, memengaruhi dua temen main game favorit gue dan petualangan-petualangan lainnya. So harus siapin jari jemari untuk merangkai indah di sini dengan beberapa penemuan baru wkwkkwwkwk ^o^ Baeklah... Nampaknya kesehatan mulai menurun setelah selesai sidang pagi tadi, dan besok harus mulai revisi lagi biar bisa dikumpulkan dan segera wisuda..


Semangat semua ^o^ Mari beristirahat..
Good Night


More Than Word (I'm Happy)

12022013 / My big happiness

Semua memang selalu tertulis dengan rapi
Sebuah misi untuk mencapai visi kehidupan
Selalu tersusun jelas di secarik kertas bermotif stoberi
Tersimpan bersanding tempat tidur biru muda
Berharap terselesaikan ketika pagi menjelang



Menitihkan air mata dengan satu tatapan
Tiap kubuka tak satupun dari goresan itu terlaksana
Kata hatipun berteriak "Bodohnya kau buang waktumu dengan sia-sia"
Lagi-lagi pikiran, hati dan imajinasi saling bersahutan
Menyerang satu sama lain tanpa ada perdamaian
Hingga tersadar pergantian tahun pun dimulai



Pena pun menari pada secarik kertas
Tertulis ulang misi yang serupa
Berbeda dengan goresan lalu
Kali ini nampak begitu sedikit
Namun tersirat tekad yang kuat
Hingga kejutan muncul tiba-tiba
Dua misi terlaksana dan
Aku bangga ^.^





(020213 Pk 10.00 : Skripsi Terkumpul)
(120213 Pk. 09.30 : Sidang Skripsi Terlaksana)




Come Back Again

12022013 / with papa yg lagi utak atik alat dan mas gue yang lagi online

Beberapa banyak kisah yang belum tergali..
Selama masa berguru pada alam dan skripsi..
Membuat susah keluar dari persemayaman...
Aww.. Sungguh merindunya diriku dengan bloggerku tersayang..
SiPaus kembali dengan berjuta ceritaa..


I'm back to say "Hello readz, here I am ^o^"